Friend Zone Generasi Millenials

Catatan Kampus Holic - Friend Zone Generasi Millenials

Di era generasi millenialis ini, pola karir tidak lagi harus vertikal seperti generasi sebelumnya. Seseorang bisa berkarir secara horisontal, saling berkolaborasi dalam mengerjakan berbagai project.

Dari sanalah akhirnya muncul bahwa di jaman sekarang muncul spesialisasi pekerjaan yang lebih spesifik dari generasi sebelumnya, seperti talent management, comedy advisor, dan food fotografer .

Sedangkan contoh nyata dalam versi mahasiswa bisa dilihat dalam mengerjakan tugas paper.

Rahmat bagian pendahuluan dan tinjauan pusataka.

 Fredo bagian perhitungan.

 Diko bagian analisa dan pembahasan.

 Edi bagian bikin cover dan bagi – bagi tugas.

 Iya, Edi memang jangkrik.

Belakangan, gue menemukan spesialisasi ini enggak hanya dalam karir dan pekerjaan. Tetapi juga dalam hal Friend Zone.

Kalau dulu kita mengenal bahwa seseorang dalam Friend Zone akan ada di seluruh lingkup kehidupan gebetannya, mulai dari bangun pagi, ngampus, pulang, sampai tidur lagi. Kini model itu sudah tidak berlaku lagi.

Friend Zone ikut terspesialisasi. Friend Zone lebih spesifik dan hanya dalam bagian tertentu.

Impactnya, seseorang bisa punya lebih banyak gebetan, lebih banyak pertimbangan mana yang lebih layak untuk jadi pasangan, dan gebetan – gebetan tadi enggak akan saling ketemu karena mereka ada di zona yang berbeda.

Ojek Zone

Komik Edisi #834 Ojek Zone

Oke, ini bukan bagian dari abang – abang ojek online dengan atribut serba hijaunya.

Ojek Zone sendiri adalah kondisi Friend Zone yang tercipta karena sering nganterin gebetannya berangkat dan pulang kuliah atau main.

Banyak terjadi di jam – jam berangkat dan pulang kuliah.

Saking seringnya antar – jemput, terkadang tampilan mereka jadi sulit dibedakan dengan abang – abang tukang ojek.

Lincah dalam berkendara, tapi sering gagal di tikungan karena ditikung orang lain.

NabilaDiko besok bisa tolong anterin aku enggak?

DikoBisa dong, apa sih yang enggak buat kamu?

NabilaAsiikk

NabilaBesok sore anterin aku ke steak langganku ya?

DikoWah gue mau ditraktir ya?

Nabila “Enggaakkk Dikoo”

NabilaAku mau ngedate sama cowok dari fakultas tetangga

Diko -___-

Tugas Zone

Komik edisi #835 Tugas Zone

Banyaknya tugas kuliah membuat mahasiswa saling berkolaborasi agar bisa mengerjakan tugas dengan maksimal.

Dari yang tadinya sekedar iseng ngajakin ngerjain tugas biar ada temennya, lalu saling tukeran tugas. Sampai akhirnya keterusan dan jadi baper.

Tugas Zone biasa di temui di warnet atau cafe – cafe, dan semakin banyak populasinya saat malam hari.

Mereka adalah titisan Valentino Rossi yang jago dalam menghitung kecepatan dan menikung saat ditikungan.

Sayangnya, sebagian kecil dari mereka ada yang salah menghitung kecepatan saat menikung dan berakhir seperti ini

FredoIni perhitungan statistiknya udah selesai

GebetanMakasih Fredo, kamu hebatt

FredoBtw ini mata kuliah apa sih, kok aku enggak ambil ya?

GebetanOh..ini tugas pacar aku di kampus sebelah

FredoLohh..bukannya kamu jomblo?

GebetanMinggu lalu aku baru jadian..kamu pasti seneng kann dengernya

Fredo *Gambar – gambar absurb di pojokan*

Betadine Zone

Komik edisi #883 Betadine Zone

Kamu tahu betadine?

Iya, cairan, warnanya cokelat, disimpan dalam kemasan botol, dan ada tulisannya 78 Derajat Celcius.

Oh sorry..itu kopi instant dalam kemasan botol.

Betadine umumnya digunakan untuk mengobati luka, sama seperti Betadine Zone, Friend Zone karena ada salah satu yang hatinya terluka dan satunya berperan sebagai Betadine.

Baik cewek atau pun cowok setelah patah hati pasti akan cari temen buat curhat. Dari yang sekedar curhat, akhirnya saling merasa nyaman.

Orang yang terlibat Betadine Zone umumnya supel dan enak untuk diajak ngobrol. Cerita mereka asik, ide – idenya menarik, dan mampu menyembuhkan luka tanpa bekas.

Tapi sayangnya sebagian mereka lupa imunisasi campak. Setelah luka gebetan mereka sembuh, mereka akan dicampakkan begitu saja. Dan gantian mereka yang terluka.

 

KKN Zone

Komik edisi #978 KKN Zone

Sudah jadi rahasia umum bahwa KKN itu salah satu ajang mencari pasangan demi terhindar dari STMJ

Semester Tujuh Masih Jomblo

Dan

Sarjana Tapi Masih Jomblo

Ada dua tipe dalam KKN Zone
Pertama, mereka awalnya enggak deket. Karena satu tim, akhirnya terbiasa buat berkoordinasi dan kerja bareng.
Endingnya, yang awalnya kerja dengan hati, lama – lama jadi ngobrol dari hati ke hati #Uhukk.
Tipe pertama ini biasanya happy ending.

Kedua, mereka awalnya enggak deket. Lalu karena salah satunya merasa butuh buat dianterin ke mana – mana dan dibantuin buat mengerjakan program kerja KKN, akhirnya dia membuat suatu Friend Zone.
Tipe kedua ini seperti kerja kontrak, saat KKN berakhir, maka si pihak yang yang membuat Friend Zone ini ikut mengakhiri KKN Zone.

Seperti ada siang dan malam, Friend Zone ada yang jadi pasangan dan ada juga yang hanya sebatas Friend Zone.
Tapi yang jauh lebih penting adalah

Berteman baiklah dengan mereka, karena bisa jadi salah satunya yang bakal jadi teman hidupmu kelak. Aseekk

 

About kampusholic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *