Nothing is imposible

          Mungkin sebagian dari kalian belum percaya dengan kalimat tersebut, tapi percayalah bahwa kalimat tersebut bukan sekedar isapan jempol kaki

Hhmm..oke back to focus

Setelah sibuk males-malesan dan skripsi yang jalan di tempat, akhirnya lahir juga blog Catatan Kampus Holic *sujud syukur*. Dan sebagai pembukaan, di post perdana ini gue ingin bercerita tentang Kampus Holic yang selama ini lebih dikenal dengan komik stripnya

          Let’s begin


Semua berawal dari akhir tahun lalu saat Diko tiba-tiba mengungkapkan cinta

Ralat

Semua berawal dari akhir tahun lalu saat Diko tiba-tiba mengungkapkan idenya tentang project akhir tahun. Saat itu kami (Diko, Edi, dan Fredo) mulai menapaki hidup sebagai mahasiswa tingkat akhir yang tiap hari rajin bermain PES sampai muka kami sulit dibedakan dengan layar laptop. Tanpa banyak basa basi Diko bercerita tentang idenya untuk membuat komik strip online. Ya, saat itu kami sedang senang-senangnya baca komik strip online lokal yang diupload di sosial media.

Mendadak Diko terlihat ganteng sekali saat sedang menjelaskan idenya. Sayangnya hanya ada Edi dan Fredo dihadapan Diko. Diko pun gagal menggunakan kegantengannya saat itu buat nggebet seorang mahasiswi.
Sabar ya Diko
*puk puk Diko pakai skripsi”

          Next,, Waktu berlalu Semua berjalan normal dengan tetap kuliah yang lebih sedikit, nongkrong, maen PES, dan Edi tetap boker dengan brutal di kamar mandi kos Fredo. Dan di bulan Desember akhirnya kami menemukan nama yang pas untuk project kami yaitu “Kampus Holic

Kampus Holic adalah komik strip online yang bercerita tentang kisah somplak mahasiswa mulai dari kuliah, bolos, cinta, maen game, hal-hal random sampai pengalaman yang #jangkrik. Cerita Kampus Holic paling banyak diambil dari pengalaman asli kami dan beberapa dari teman-teman bermain lompat tali di kampus. Biar eye catching maka kami membuat komik ini full colour. Satu hal lagi, kami upload komik setiap hari.
Mantap


          Kami membuat karakter utama yang benar-benar berasal dari kenyataan hidup kami.
Diko, Diko adalah karakter yang pertama muncul di Kampus Holic. Cowok jomblo ini sangat suka dengan dunia desain, website, dan pemrograman. Diko sangat suka bermain PES dengan Real Madrid dan strategi terbaik untuk mengalahkan Diko adalah bermain PES sambil memutar musik dangdut. Sayangnya Diko lupa imunisasi campak di masa kecil sehingga Diko saat ini sering dicampakkan wanita.

Fredo, Fredo adalah karakter mahasiswa yang hidup sebagai anak kos. Kamar kos Fredo adalah tempat terbaik untuk liga PES, rapat Kampus Holic, bahkan buka bersama. Fredo suka bermain truck simulator sambil memutar musik dangdut. Bukak stik joss

Edi, Edi adalah karakter yang penuh kebahagiaan dalam hidupnya. Di otaknya hanya ada game, makan, dan komik. Selain itu Edi gemar membawa karung beras 100 kg di balik perutnya dan kentut dengan brutal di kamar kos Fredo

Rahmat, Rahmat adalah mahasiswa yang fokus dalam dunia percintaan. Hampir keseluruhan hidupnya sebagai mahasiswa dihabiskan bersama sang pacar. Kalo maen PES sama Rahmat siap-siap di pause setiap saat supaya bisa balas sms dari pacar pacarnya

Pak Dosen, Dosen dari mahasiswa di Kampus Holic
Nabila, Nabila adalah sosok dari mahasiswa yang menjadi pacar idaman di kampus.
Pram, Pram adalah karakter mahasiswa yang rajin, pintar, dan cepat lulus.

          Komik Kampus Holic akhirnya dilaunching pada 1 Januari 2013. Sejak saat itu kami ikut meramaikan dunia komik strip lokal. Semuanya berjalan dengan menyenangkan meskipun pada saat awal-awal sebagian kecil orang menuduh kami menjiplak komik strip yang ngetrend pada saat itu karena kami sama-sama mengangkat tema mahasiswa. Tapi itu bukan masalah, karena sejak lama kami sudah senang membaca komik strip mahasiswa yang dipublish secara online sehingga, kami tahu komik mana yang sebenarnya menjadi akar dari komik strip bertema mahasiswa.

          Hadirnya Kampus Holic membuat kami banyak belajar hal baru. FYI, kami bukanlah mahasiswa yang kuliah di jurusan Desain atau Komunikasi. Kuliah kami justru dipenuhi dengan acara praktikum di laboratorium. Bahkan Diko awalnya adalah desainer kaos yang jarang baca komik dan masih jadi jomblo ting-ting sampai sekarang..oke yang belakang gag nyambung..

          Keterbatasan pada diri kami justru menjadi cambuk bagi kami untuk terus belajar.

Sementara itu. Fokus aktivitas Kampus Holic saat ini masih banyak pada komik strip. Kami juga sibuk mencarikan Diko seorang gebetan agar Diko bisa segera melepas masa jomblo. Dan yang pasti kami akan berusaha untuk terus berkarya dan menyelesaikan kuliah kami yang tinggal menyisakan skripsi.
Dan pada akhirnya,, tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini.

 Ketulusan dalam belajar dan terus berkarya lah yang akan membawa impian-impian itu menjadi nyata. -kampus holic-

About kampusholic

13 thoughts on “Nothing is imposible

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *